Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang sering kali diabaikan oleh eksportir, padahal potensinya sangat besar. Jika dikelola dengan baik, email dapat menjadi alat yang sangat kuat untuk "memanen" orderan dari klien internasional secara konsisten. Dengan email, eksportir dapat berkomunikasi langsung dengan calon pelanggan, memberikan informasi terbaru mengenai produk, promosi, atau penawaran khusus, serta menjalin hubungan yang lebih personal dengan pembeli.
Namun, agar email marketing berhasil, eksportir perlu memastikan beberapa hal penting. Pertama, mereka harus memiliki daftar email yang relevan dan tersegmentasi dengan baik. Ini berarti, email yang dikirim harus ditargetkan kepada orang-orang yang memiliki ketertarikan pada produk yang diekspor. Kedua, isi email harus menarik, relevan, dan tidak berlebihan. Konten yang informatif, seperti penjelasan produk, kisah sukses, atau testimoni pelanggan, dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli.
Selain itu, penggunaan automasi email juga dapat meningkatkan efisiensi. Misalnya, mengirimkan email selamat datang saat ada pelanggan baru yang bergabung dalam daftar email atau menindaklanjuti calon pembeli yang pernah menunjukkan minat. Dengan strategi yang tepat, email marketing dapat membantu eksportir membangun jaringan yang luas dan meningkatkan penjualan secara signifikan.